oleh

Marwan Jafar: Diperlukan Segera Lock-down ala Indonesia

-NEWS-543 views

Jakarta – Sekurangnya dalam kurun selama sepekan terakhir ini, beberapa provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia khususnya di wilayah Pulau Jawa dilaporkan mengalami lonjakan kasus Covid-19 secara signifikan seperti banyak diberitakan oleh media-massa hingga grup-grup WhatsUp. Sedangkan untuk kawasan luar Pulau Jawa, perkembangan memprihatinkan yang serupa juga terjadi di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Timur serta Sumatera Utara.

Marwan Jafar
Marwan Jafar

Demi mengantisipasi maupun upaya konkrit mencegah penularan agar semakin tidak menyebarnya varian Covid-19, sangat boleh jadi pemerintah pusat segera mengkoordinasikan atau bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah untuk memberlakukan kondisi lock-down secara terbatas.
Anggota DPR RI Marwan Jafar menandaskan salah satu solusi atau jalan keluar tersebut kepada para awak media hari ini (18/6/2021) di Jakarta. “Disebut diperlukan pemberlakuan lock-down ala Indonesia, karena mempertimbangkan dan mengingat secara budaya maupun psikologis orang Indonesia yang kurang sreg dan kaget kalau mendengar sesuatu tindakan atau kebijakan yang bersifat tegas dan keras,” ujar Marwan. Padahal, tambahnya, serangkaian melonjaknya kasus Covid di beberapa daerah hari-hari belakangan ini mulai dari orang yang tanpa gejala, terinfeksi, isolasi mandiri, dirawat hingga meninggal dunia seperti pada fase awal pada Maret-April 2020 samasekali tidak boleh dianggap enteng atau tidak bisa kita abaikan begitu saja.

Sementara itu, sebagian orang ada yang menganalisis penyebab kasus Covid yang terasa tiba-tiba melonjak adalah efek dari pergerakan orang di masa mudik, munculnya beberapa cluster baru, meningkatnya orang tanpa gejala dan cepat bermutasinya varian baru Covid. “Apa pun penyebab lonjakan kasus mutakhir ini, saya tetap mengingatkan agar kalangan pemerintah dengan kewenangan kementerian dan lembaga terkait serta para kepala daerah beserta jajarannya segera mengambil langkah tegas dan konkrit, terukur dan saling berkoordinasi lagi untuk melindungi segenap warga masyarakat. Maksudnya, paradigma atau pendekatan kesehatan oleh pemerintah mesti tetap diutamakan kembali meski pendekatan ekonomi juga tetap penting buat dijaga,” tegas Marwan yang mantan Menteri Desa-PDTT.

Ia yang juga anggota Konisi VI DPR RI ini mengajak kepada warga masyarakat, supaya serius kembali mendisiplinkan atau memperketat sejumlah protokol kesehatan. Mulai dari sering mencuci tangan dengan hand sanitizer, selalu pakai masker standar begitu keluar rumah, menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter, menghindari kerumunan orang serta mengurangi mobilitas atau bepergian jika tidak sangat perlu. Selain itu, secara individual masing-masing kita sangat perlu pula untuk selalu menjaga vitalitas atau daya imunitas tubuh dengan berbagai upaya rutin. Seperti makan dan minum bergizi, cukup istirahat atau tidur, aktif berolah raga sesuai usia, mengkonsumsi ramuan herbal atau vitamin suplemen serta tetap terus berdoa memohon perlindungan Tuhan. [zw]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed