oleh

KPK Terus Kembangkan Kasus Penangkapan Immanuel Ebenezer

-NEWS-744 views

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi terus  melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus yang disebut KPK sebagai  “praktik pemerasan” yang dilakukan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer atau Noel.  Noel sebelumnya dikenal sebagai aktivis dan juga ketua Prabowo Mania, kelompok relawan yang mendukung Prabowo dalam pemilu presiden.

Sejumlah nama telah ditetap sebagai tersangka termasuk  Irvian Bobby Mahendro (IBM)  yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Ditjen Binwasnaker dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kementerian Ketenagakerjaan. Irvan ditangkap KPK bersamaan dengan penangkapan Immanuel Ebenezer.

KPK kini menyelidiki lebih lanjut Irvan karena dinilai perannya yang besar dalam melakukan pengumpulan uang dan juga atas julukannya “sultan” yang disematkan oleh Noel. Menurut Ketua KPK Setyo Budiyanto, julukan “sultan” itu karena Irvan memiliki banyak uang dan sering diminta Noel untuk berbagai keperluan Noel, termasuk biaya renovasi rumah Noel. Lewat  Irvan juga Noel mendapat kendaraan mewah Ducati. “IEG menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3,” kata Setyo, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Pengutan liar yang disebut KPK sebagai pemerasan sudah terjadi setidaknya sejak 2019. Pemerasan berhubungan dengan sertifikasi K3 yang di atas kertas biaya pengurusannya Rp 275, namun praktiknya mencapai Rp 6 juta. KPK menilai uang yang ditilap para pemeras tak kurang Rp 81 miliar. Dari jumlah ini Irvan mendapat jumlah terbesar Rp 69 miliar.  KPK masih terus menelusuri siapa saja kaki tangan Irvan untuk mengumpulkan dana itu.

KPK pada Jumat, 22 Agustus 2025 telah  menetapkan Immanuel Ebenezer bersama 10 orang lainnya sebagai tersangka. KPK menyebut Noel telah menerima Rp3 miliar dari praktik rasuah tersebut. Para tersangka kini mendekam di Rumah Tahanan Cabang KPK Gedung Merah Putih. Presiden Prabowo telah memecat Noel dari jabatannya dan menolak memberikan amnesti. (rub)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed